home Lifestyle Inilah 5 Penyakit yang Bisa Menyerang Kesehatan Anak Kucing Anda

Inilah 5 Penyakit yang Bisa Menyerang Kesehatan Anak Kucing Anda

Makanan yang bagus bisa meningkatkan sistem imun anak kucing. Begitu pula sebaliknya. Namun biasanya, para pemilik baru kesulitan mengidentifikasi kesehatan anak kucing. Satu hal yang perlu disadari: anak kucing itu tidak suka diet, lho! Mereka tidak bisa disamakan dengan program kesehatan Anda. Terus, apa saja 5 penyakit anak yang disebut di atas? Ini dia.

  1. Infeksi Pernapasan

“Herpes adalah pembunuh anak-anak kucing, terutama yang masih berusia beberapa pekan,” kata Dr. Tony Johnson, asisten dosen di Klinik Kedokteran Hewan dari Universitas Purdue. Infeksi pernapasan ini lazim disebabkan oleh aktivitas bakteri maupun virus ketika anak kucing lagi bersin maupun mengembuskan napas.

Gejala yang biasa tampak pada anak kucing yang terserang infeksi pernapasan bisa Anda amati sendiri ketika ia menolak diberi makan. Pada awalnya mungkin ini sering dianggap wajar. Tapi kalau dibiarkan lama-lama, dampaknya bisa serius. Bagaimanapun, anak kucing memerlukan gizi untuk tumbuh sehat.

  1. Distemper

Penyakit distemper atau panleukopenia mungkin jarang menyerang anak kucing. Tapi kalau dianggap remeh, penyakit ini bisa menyebabkan dampak kesehatan anak kucing memburuk, bahkan bisa sampai ke tahap kematian. Virus ini menyerang sistem imun tubuh, mengurasnya sampai habis, yang artinya tak bisa dengan mudah ditolerir.

Tanda-tanda anak kucing yang terserang penyakit ini bisa Anda cermati. Biasanya tubuh mereka sepucat mayat, keluar muntahan, kurang nafsu makan, ketakutan, dan diare berwarna putih. Anak kucing yang punya gejala ini sebaiknya segerakan diopname. Dokter hewan sering memberi mereka anti-biotik untuk pencegahan infeksi kedua, seperti banyaknya cairan.

  1. Cacing Usus

Cacing usus banyak macamnya. Ada roundworm, hookworm, dan whipworm. Mereka sering mendiami usus anak kucing dan menyebabkan diare, kadang-kadang dibarengi keluar darah, penyusutan berat badan, dan gagal tumbuh. Kontak penyakit ini biasa terjadi ketika mereka makan buah-buahan yang belum dicuci.

Kalau Anda punya anak kucing dengan gejala ini, langkah tepatnya adalah bawa ke pusat kesehatan hewan. Kalau bisa, tentu yang tahu cara mengatasi serangan dari beragam tipe cacing.

  1. Coccidia

Penyakit ini sering menyerang ketika anak kucing lagi pup (read—buang air besar). Malangnya, tak ada vaksin yang bisa melindungi dari serangan coccidian untuk anak kucing. Tapi kabar baiknya penyakit ini hampir tak ditemukan pada anak kucing manapun.

Tanda-tanda kucing yang terserang adalah diare, dehidrasi, dan kurang nafsu makan. Anda bisa membawa ke pusat kesehatan hewan untuk terapi rutin paling tidak tiga minggu sekali. Kalau enggan pergi ke sana juga tak apa.

  1. Kuman Telinga

Kuman telinga hampir sama cara menyerangnya dengan kutu loncat. Mereka merupakan binatang mikroskopis yang berwarna putih dan Anda bisa melihat mereka kalau lebih cermat. Ukurannya separuh dari sebiji garam. Anda bisa melihatnya di area seputar telinga. Mereka biasa menyedot darah di area itu.

Tanda-tanda kucing terserang kuman telinga adalah telinganya akan tampak suatu goresan, kepala si anak kucing kerap menggeleng terlalu banyak, dan itu sangat menyakitkan untuk mereka. Cara mengatasinya dengan memberi tetesan liquid satu atau dua minggu sekali pada seputaran area yang diserang.

Kucing yang sehat merupakan idaman para pecinta kucing. Kucing yang sehat bisa membuat banyak orang ceria. Tingkah mereka pun bisa membuat kadar stres Anda menurun hanya dengan membelai sekali atau beberapa kali. Hampir sebanding dengan keceriaan yang didapat ketika ada anak kecil di dekat Anda.

Pencegahan dan kecermatan terhadap perkembangan tubuh anak kucing jarang sekali diperhatikan banyak orang. Pada momen-momen seperti itulah biasanya sangat riskan dan rentan terhadap serangan penyakit. Kalau bukan Anda yang merawat mereka, siapa lagi? Setidaknya dengan mengetahui gejala maupun sebab-sebab 5 jenis penyakit di atas menyerang anak kucing akan membuat Anda selalu waspada.

Kesehatan anak kucing dalam sebuah keluarga merupakan harga wajib yang perlu ditebus kalau mau menciptakan lingkungan terbaik. Para kucing bukanlah beban, seperti kata banyak orang. Mereka adalah salah satu sahabat yang paling mengerti kondisi hati Anda. Kapan pun, ia akan siap menghibur Anda dalam kondisi apa pun. Beruntungnya, gratis, dan ia tidak memungut biaya demi membahagiakan Anda.

Please Share Ya 🙂 Thanks

shares